Inilah Buku Tertua Yang Terdapat di Dunia

Inilah Buku Tertua Yang Terdapat di Dunia – Buku ialah sebuah objek fisik dan kumpulan yang bertindak sebagai sistem pencarian suatu informasi. Ia harus dibaca, sebab informasi di dalamnya harus bisa diterima dan dimengerti.

Menurut Kurniasih. Buku ialah buah pikiran yang berisi mengenai ilmu pengetahuan hasil analisis terhadap kurikulum secara tertulis. Buku disusun memakai bahasa yang sederhana, menarik, dan dilengkapi gambar serta daftar pustaka.

Penulisan dan sastra dianggap sudah berkembang pertama kali antara milenium ke-7 dan ke-4 SM. Sejak awal penulisannya, berbagai bahan yang luar biasa telah digunakan untuk merekam teks, termasuk tanah liat, sutra, tembikar, papirus, bahkan peti mati. Bayangkan, peti mati bahkan dijadikan kanvas sastra pada zaman dulu kala. slot88

Buku-buku yang dibuat pada zaman dulu pun bahannya tidak semuanya dari kertas, bahkan ada yang dari emas murni! Memang tidak semuanya bertahan sampai saat ini, namun di bawah ini merupakan beberapa di antara buku-buku kuno yang tidak termakan zaman sehingga kita masih bisa melihat keberadaannya pada saat ini. Apa saja buku-buku itu? Yuk kita simak daftarnya.

1. Etruscan Gold Book. Perkiraan umur, 2.673 tahun.

Dianggap sebagai buku multi-halaman tertua di dunia yang berasal dari sekitar tahun 660 SM, Etruscan Gold Book ditemukan 70 tahun yang lalu ketika sedang berlangsung penggalian kanal di Sungai Strouma di Bulgaria. Buku Etruscan Gold Book ini terbuat dari 6 lembar emas 24 karat yang diikat dengan cincin. Pelat ini ditulis di dalam karakter Etruscan, dan yang tergambar di situ antara ialah lain kuda, penunggang kuda, seorang Siren atau duyung, kecapi, dan juga tentara.

Buku Tertua Yang Ada di Dunia

Buku Etruscan Gold Book ini disumbangkan ke Museum Sejarah Nasional Bulgaria di Sofia oleh seorang yang berusia 87 tahun yang meminta untuk tidak disebut namanya alias anonim. Etruria ialah orang-orang ras kuno yang bermigrasi dari Lydia (yang sekarang menjadi Turki modern) yang bermukim di Italia tengah hampir 3 ribu tahun yang lalu.

2. Pyrgi Gold Tablets. Perkiraan umur, 2.513 tahun.

Ditemukan pada tahun 1964 dalam penggalian tempat perlindungan di Pyrgi kuno, Italia, tiga lempengan emas tersebut berasal dari tahun 500 SM. Mempunyai lubang di tepinya, para ilmuwan juga berpikir bahwa lempengan-lempengan tersebut pernah terikat menjadi satu. Dua ditulis dalam teks Etruscan, dengan satu ditulis dalam Fenisia yang berisikan mengenai dedikasi dari Raja Thefarie Velianas kepada dewi Fenisia Astarte. Pelat tersebut sekarang ditampilkan di Museum Etruska Nasional di Roma, Italia.

3. Nag Hammadi Library. Perkiraan umur, 1.693 tahun.

Dianggap sebagai beberapa buku terikat tertua yang masih ada, 13 kodeks kulit papyrus yang terikat ini ditemukan terkubur di dalam toples yang tertutup pada tahun 1945, oleh seorang lelaki setempat yang ada di kota Nag Hammadi di Mesir Hulu. Buku-buku yang berisikan mengenai teks-teks Gnostik ini berasal dari sekitar awal abad yang ke-4. Ditulis dalam bahasa Koptik, naskah-naskah tersebut dianggap sudah disalin dari bahasa Yunani. Kodeks Nag Hammadi pada saat ini ditemukan di Museum Koptik di Kairo, Mesir.

4. St. Cuthbert Gospel. Perkiraan umur, 1.315 tahun.

Buku utuh tertua yang diketahui yang ada di Eropa ialah St Cuthbert Gospel, dibeli oleh British Library pada tahun 2012 dengan harga 9 juta pound sebagai bagian dari kampanye penggalangan dana. Buku St. Cuthbert Gospel itu dimakamkan dengan St Cuthbert, seorang pemimpin Kristen Inggris awal, di Pulau Lindisfarne di lepas Northumberland, sekitar tahun 698 Masehi. Setelah selamat dari penaklukan Viking, buku tersebut dipindahkan ke Durham untuk menghindari perampok Viking lainnya. Buku tersebut ditemukan kembali pada tahun 1104 M dengan tulisan yang ditambahkan pada sampul bagian dalam.

5. Book of Kells, perkiraan umur, 1.213 tahun.

Kitab Kells disimpan di Perpustakaan Trinity College di Dublin, Irlandia, dan diperkirakan dibuat oleh para biarawan Celtic sekitar pada tahun 800 Masehi. Buku tersebut ialah manuskrip Injil yang penuh hiasan, ditulis dalam bahasa Latin, dan berisi empat Injil Perjanjian Baru.

6. Siddur, Jewish Prayer Book. Perkiraan umur, 1.173 tahun.

Ditemukan pada tahun 2013, penemuan besar ketiga pada tahun itu adalah ‘siddur’, sebuah buku doa Yahudi yang berasal dari tahun 840 Masehi. Perkamen yang masih lengkap, masih dalam ikatan aslinya, dan sudah sangat tua sehingga berisi bunyi vokal Babel ini mirip dengan Bahasa Inggris Lama atau Tengah untuk bahasa Inggris. Hal tersebut memungkinkan para ahli untuk memberi tanggal pada buku tersebut berdasarkan pada zaman para pemimpin Geonim, Babilonia dan Talmud selama Abad Pertengahan.

7. Diamond Sutra. Perkiraan umur, 1.145 tahun.

Sebuah teks suci Buddha yang adalah Diamond Sutra dianggap sebagai buku cetak bertanggal tertua yang ada di dunia. Ditemukan di sebuah gua bertembok di China bersama dengan bahan cetakan lainnya, buku ini terdiri dari karakter Cina yang dicetak pada gulungan kertas cetak abu-abu, yang dibungkus dengan sebuah tiang kayu. Buku tersebut disalin oleh seorang pria bernama Wong Jei, pada Mei 868 M, atas instruksi orang tuanya, yang dicatat di akhir teks di buku.

8. Celtic Psalter. Perkiraan umur, 938 tahun.

The Celtic Psalter yang digambarkan sebagai Book of Kells-nya Skotlandia. Buku Mazmur dengan ukuran saku ini ditempatkan di University of Edinburgh, di mana ia dipajang di depan umum pada tahun 2009 untuk pertama kalinya. Buku Celtic Psalter ini diperkirakan dibuat pada abad yang ke-11 M, menjadikannya sebagai buku yang tertua yang bertahan di Skotlandia. Kamu dapat melihat halaman-halaman Celtic Psalter pada situs web University of Edinburgh.

9. Gutenberg Bible. Perkiraan umur, 559 tahun.

Gutenberg Bible juga dikenal sebagai 42 line Bible, yang diakui oleh Guinness Book of World sebagai buku cetak mekanik tertua yang ada di dunia. Salinan pertamanya dicetak pada tahun 1454 sampai 1455 Masehi. Dicetak oleh Johannes Gutenberg, di Mainz, Jerman, buku Gutenberg Bible tersebut dianggap sebagai buku cetak tertua yang menggunakan jenis percetakan bergerak pada dunia Barat, walaupun di Cina ada contoh pencetakan buku berabad-abad sebelumnya, persis seperti Diamond Sutra. Terdapat 48 salinan asli yang diketahui keberadaannya, 21 di antaranya lengkap.

Buku Tertua Yang Ada di Dunia 1

10. Madrid Codex. Perkiraan umur, 494 tahun.

Ditemukan di Spanyol pada tahun 1860 an, Madrid Codex yang juga dikenal sebagai Tro-Cortesianus Codex ialah satu-satunya buku yang masih ada dan juga dikaitkan dengan budaya Maya pra-Kolombia sekitar 900 sampai 1521 Masehi. Kemungkinan besar diproduksi di Yucatán, buku Madrid Codex ini ditulis dalam karakter Yucatecan, sekelompok bahasa Maya yang mencakup Yucatec, Itza, Lacandon dan Mopan. Para ahli tak setuju pada tanggal yang tepat Madrid Codex dibuat, walaupun dikatakan oleh beberapa orang bahwa buku itu sudah dibuat sebelum penaklukan Spanyol pada abad ke-16. Madrid Codex pada saat ini ada di Museo de América di Madrid, Spanyol.